APHTI Banyumas Mencetak Profesional di Era Pariwisata Berkelanjutan

Industri pariwisata dan perhotelan global kini berada di bawah tekanan ganda: tuntutan untuk lebih ramah lingkungan (sustainable) dan keharusan untuk mengadopsi teknologi cerdas (smart). Tamu modern, terutama Generasi Z, tidak hanya mencari kenyamanan, tetapi juga menuntut hotel yang peduli terhadap jejak karbon, manajemen limbah, dan kontribusi positif terhadap komunitas lokal.

Akademi Perhotelan dan Pariwisata (APHTI) Banyumas telah menyesuaikan kurikulumnya untuk menjawab tantangan ini. APHTI tidak hanya mengajarkan cara membuat kamar bersih atau memasak makanan enak, tetapi juga membentuk profesional hospitality masa depan yang mahir teknologi dan berwawasan keberlanjutan.


Tiga Kompetensi Baru Lulusan APHTI untuk Era Sustainable Tourism

Lulusan APHTI Banyumas dibekali dengan keahlian khusus yang relevan untuk industri perhotelan yang berorientasi pada keberlanjutan dan teknologi:

1. Keahlian Operasional Hotel Ramah Lingkungan (Green Operations)

Di masa depan, hotel akan dinilai berdasarkan sertifikasi lingkungan mereka (seperti Green Key atau LEED). Lulusan APHTI siap menjadi pelaksana operasi hotel yang efisien sumber daya:

  • Manajemen Limbah dan Daur Ulang: Mahasiswa dilatih merancang sistem pengurangan food waste (limbah makanan) di dapur dan program daur ulang yang efektif di seluruh departemen hotel.
  • Efisiensi Energi dan Air: Memahami penggunaan teknologi sensor dan sistem manajemen energi untuk mengurangi konsumsi listrik dan air, yang merupakan biaya terbesar kedua setelah SDM di industri perhotelan.

2. Pemasaran dan Pelayanan Smart Tourism

Teknologi cerdas digunakan untuk meningkatkan pengalaman tamu sekaligus mempromosikan destinasi secara bertanggung jawab.

  • Pemasaran Digital Berbasis Lokal: Mahasiswa diajarkan mempromosikan paket wisata yang berfokus pada pengalaman otentik lokal, mendukung UMKM, dan meminimalkan dampak negatif budaya.
  • Integrasi Teknologi: Menguasai penggunaan sistem manajemen properti (PMS), check-in berbasis aplikasi, dan chatbot layanan pelanggan, memastikan pelayanan yang cepat dan personal.

3. Kewirausahaan Pariwisata Berbasis Komunitas

Di Banyumas, APHTI mendorong lulusannya untuk menjadi wirausaha yang mengangkat potensi wisata lokal secara berkelanjutan.

  • Pengembangan Destinasi Eko-Wisata: Mampu merancang produk wisata berbasis alam dan budaya yang memberdayakan masyarakat desa (Community-Based Tourism/CBT) dengan standar pelayanan profesional.
  • Etika Bisnis Pariwisata: Memastikan bahwa keuntungan ekonomi selalu seimbang dengan konservasi lingkungan dan pelestarian budaya setempat.

Penutup: APHTI, Investasi pada Karir yang Berdampak Positif

Memilih APHTI Banyumas berarti memilih karir yang tidak hanya menjanjikan gaji kompetitif di hotel bintang lima, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berkontribusi positif pada planet dan komunitas.

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *