Pernahkah Anda merasa tetap lelah meskipun sudah tidur lama? Atau merasa sulit fokus saat mengerjakan tugas padahal sudah minum banyak kopi? Di era modern, muncul istilah “Biohacking”—sebuah upaya untuk “meretas” sistem biologi tubuh kita agar bekerja lebih efisien, fokus, dan bertenaga.
Sebagai institusi yang bergelut di dunia kesehatan dan farmasi, STIKes Ibnu Sina Banyumas ingin membagikan sudut pandang bagaimana kita bisa melakukan biohacking sederhana dengan memanfaatkan pemahaman zat aktif dan ritme tubuh kita sendiri.
1. Lawan “Brain Fog” dengan Farmakognosi Sederhana
Sering merasa linglung atau brain fog? Sebelum mencari suplemen kimia yang mahal, tengoklah ke dapur kita. Indonesia kaya akan tanaman obat. Mengonsumsi ekstrak kunyit yang dicampur sedikit lada hitam (untuk meningkatkan penyerapan kurkumin) terbukti secara ilmiah sebagai anti-inflamasi alami yang menjaga kesehatan saraf otak. Ini adalah bentuk biohacking paling mendasar: memberikan “bahan bakar” berkualitas untuk sel tubuh.
2. Manfaatkan “Caffeine Nap” (Tidur Kafein)
Ini adalah tips unik yang sering dipelajari dalam farmakokinetika. Jika Anda sangat mengantuk tapi punya tumpukan pekerjaan, cobalah teknik ini: Minum kopi, lalu segera tidur selama 15–20 menit. Mengapa? Kafein membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk melewati saluran cerna dan mencapai otak. Saat Anda bangun tepat ketika kafein mulai bekerja, Anda akan mendapatkan kesegaran ganda dari tidur singkat dan efek stimulan kafein.
3. Regulasi Dopamin: Puasa Notifikasi
Di dunia farmasi, kita belajar tentang reseptor. Terlalu banyak stimulasi dari ponsel (media sosial) membuat reseptor dopamin kita tumpul, yang mengakibatkan kita mudah bosan dan sulit bahagia. Cobalah “puasa notifikasi” selama 2 jam pertama setelah bangun tidur. Biarkan otak mengatur kadar kimianya secara alami sebelum terpapar “ledakan” informasi digital.
4. Keajaiban “Earthing” di Pagi Hari
Banyumas memiliki lingkungan yang asri. Luangkan waktu 5 menit untuk berjalan tanpa alas kaki di atas rumput yang masih berembun di pagi hari. Secara biofisika, ini membantu menetralkan muatan elektron dalam tubuh yang menumpuk akibat penggunaan perangkat elektronik (radiasi elektromagnetik). Sederhana, gratis, tapi berdampak besar pada kualitas tidur Anda.
Kesimpulan: Kesehatan Adalah Investasi Terbesar
Menjadi sehat bukan berarti harus selalu bergantung pada obat-obatan saat sakit. Sehat adalah tentang bagaimana kita memahami cara kerja tubuh dan memberikan apa yang ia butuhkan secara presisi. Di STIKes Ibnu Sina (APHTI) Banyumas, kami belajar untuk tidak hanya mengobati, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup preventif yang saintifik.


Leave a Reply