Bukan Sekadar Tanam dan Panen: Merancang Pertanian Cerdas di Akademi Pertanian HKTI Banyumas

Pertanian cerdas di Akademi Pertanian HKTI Banyumas bukan hanya soal menanam dan menunggu panen, tetapi merancang sistem pertanian modern yang menggabungkan ilmu, teknologi, dan kemitraan dengan petani. Kampus vokasi ini menyiapkan generasi muda yang siap turun ke lahan sekaligus mahir membaca data, memahami pasar, dan menciptakan solusi nyata bagi pertanian Indonesia.​

Kampus vokasi di jantung pertanian
Akademi Pertanian HKTI Banyumas berlokasi di Jalan Raya Purwokerto Km 12 Kalibagor, kawasan yang dikelilingi aktivitas pertanian dan menjadi laboratorium alam bagi mahasiswa. Sebagai perguruan tinggi vokasi, kampus ini menekankan praktik lapangan, pembelajaran kontekstual, dan kedekatan langsung dengan dunia petani, UMKM, serta industri pertanian.​

Dari kelas ke lahan dan laboratorium
Melalui program Agrobisnis/Agribisnis Pertanian, mahasiswa belajar rantai nilai pertanian dari hulu ke hilir: budidaya, pengolahan, hingga pemasaran produk. Perkuliahan selalu dipadukan dengan praktik di lahan, kunjungan ke mitra, dan tugas proyek yang mengajak mahasiswa menyelesaikan masalah nyata seperti efisiensi produksi atau pengolahan hasil.​

Merancang pertanian cerdas berbasis teknologi
APHTI Banyumas mengembangkan riset terapan di bidang teknologi pupuk organik, rekayasa lahan, dan sistem pertanian cerdas (smart farming) berbasis digital. Mahasiswa dibekali keterampilan menggunakan teknologi inti smart farming—seperti sensor, IoT, serta pemantauan berbasis data—untuk meningkatkan presisi pemupukan, irigasi, dan pengendalian hama.​

Kemitraan dengan petani dan industri
Kolaborasi dengan petani, UMKM, pemerintah, dan industri menjadi pilar penting dalam pengembangan pertanian cerdas di APHTI Banyumas. Melalui program pengabdian dan pendampingan, mahasiswa ikut membantu penerapan teknologi pertanian modern yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas panen mitra.​

Mencetak pelopor petani modern
Visi APHTI Banyumas adalah melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berjiwa wirausaha, sehingga mampu menjadi pelopor pertanian modern di daerahnya masing‑masing. Dengan bekal ilmu agribisnis, pengalaman riset, dan jejaring kemitraan, lulusan dipersiapkan bukan hanya sebagai pencari kerja tetapi pencipta peluang di sektor pertanian berkelanjutan.​

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *